MENU UTAMA

PDF Print E-mail
Article Index
Profil Sekolah
Letak Geografis
All Pages

SEKILAS SMA DWIJENDRA DENPASAR

SMA Dwijendra Denpasar berdiri pada tanggal 6 Desember 1977 dengan Surat Kakanwil Depdikbud Provinsi Bali Nomor  : 496/Um 1.4/77 tertanggal 6 Desember 1977, dan mulai beroperasi tahun pelajaran 1978/1979. Status DISAMAKAN dengan SK Direktur Jendral Pendidikan Dasar Menengah Nomor : 007/C/Kep/1985 tanggal 17 Januari 1985.
Dengan berlatar-belakang Agama dan Kebudayaan, SMA Dwijendra menyusun kurikulum dan pembelajaran dengan menambahkan muatan lokal seperti Budi pekerti, pembuatan alat-alat upakara hindu dan berbagai macam kesenian khas kebudayaan BALI.

VISI, MISI DAN TUJUAN SMA DWIJENDRA DENPASAR

A. VISI

SMA Dwijendra Denpasar berperan aktif dalam mengajegkan adat dan budaya Bali yang Adi luhur berdasarkan sastra Agama Hindu dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dibidang Teknologi dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas memiliki kecakapan hidup dan siap bersaing pada masa globalisasi.
 
B. MISI
  1. Melaksanakan pembelajaran yang mengarah pada peserta didik pada pemahaman imtaq.
  2. Mengarahkan peserta didik menjadi manusia yang sujana bermoral, berkepribadian dan berbudi luhur.
  3. Mengarahkan peserta didik agar menjadi insan yang pintar, cerdas,trampil, mandiri dan bertanggung jawab.
  4. Mengarahkan peserta didik untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan Teknologi dan Informatika.
  5. Membentuk peserta didik menjadi insan yang berkarakter tangguh dan memiliki kecakapan hidup mampu bersaing pada era globalisasi.

C. TUJUAN
  1. Peserta didik memahami pelajaran agama dan budi pekerti yang diberikan serta mampu mengaplikasi dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
  2. Peserta didik memiliki kecakapan moral, sehingga bisa diterima secara utuh dimasyarakat lingkungannya.
  3. Peserta didik memiliki kecakapan Intelegensi yang nantinya dapat dipergunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan hidup kelak dimasyarakat.
  4. Peserta didik mampu memanfaatkan teknologi yang ada (Tidak gagap teknologi) sehingga tidak tertinggal karena peradaban yang semakin maju.
  5. Peserta didik mau bekerja keras, ulet, dapat mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi serta berani bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.